LYON, Perancis - Sebuah laporan INTERPOL mengidentifikasi adanya perdagangan gading ilegal secara online dengan skala besar bernilai sekitar EUR 1,45 juta pada situs lelang internet di sembilan negara Eropa selama dua minggu.
Selama “Project Web” berlangsung yang didukung oleh International Fund for Animal Welfare
(IFAW), ditemukan bahwa hasil analisis para ahli, lembaga nasional dan
departemen dari 660 iklan di 61 situs diperkirakan terdapat sejumlah
4.500 kg gading yang diperdagangkan.
Dengan
sedikitnya kewajiban para penjual untuk membuktikan legalitas dari
gading, dan investigasi IFAW sebelumnya menunjukkan bahwa gading adalah
produk satwa liar yang paling banyak diperdagangkan di Internet, salah
satu rekomendasi kunci laporan ini adalah pengenalan undang-undang
khusus e-commerce dan kolaborasi yang kuat dengan bea cukai untuk penyelidikan lebih lanjut dan mencegah penjualan gading ilegal secara online.
"Baik
di dunia nyata maupun maya, perdagangan gading ilegal merupakan salah
satu ancaman terbesar bagi gajah di alam liar, dan upaya penegakan hukum
harus dilakukan untuk keduanya jika kita ingin mengatasi kejahatan ini
secara efektif," kata David Higgins, Manager of INTERPOL’s Environmental Crime Programme.
"Upaya
penegakan melawan kejahatan satwa liar secara online masih dalam tahap
awal dan menghadapi tantangan baru, tetapi dukungan yang ditunjukkan
oleh negara-negara yang turut serta dalam “Project Web” dan
rekomendasi untuk tindakan di masa depan adalah dasar yang kuat untuk
mengembangkan respon kolektif dalam menghadapi masalah serius ini",
tambah Mr. Higgins.
Laporan INTERPOL tentang penjualan gading online
disampaikan pada konferensi CITES global yang diselenggarakan di
Bangkok, Thailand untuk mengatasi perdagangan gading ilegal sebagai
bagian dari diskusi mengenai berbagai masalah yang berkaitan dengan
perdagangan satwa internasional dan perlindungan spesies.
Pada
tahun 2010, CITES menyetujui sebuah resolusi bahwa negara-negara
‘mengevaluasi atau mengembangkan langkah-langkah domestik untuk
memastikan bahwa mereka mampu menghadapi tantangan dalam mengendalikan
perdagangan satwa secara legal, menyelidiki perdagangan satwa ilegal dan
menghukum para pelaku kejahatan’.
"Resolusi CITES merupakan langkah penting untuk menunjukkan komitmen internasional dalam memerangi kejahatan satwa liar secara online. Kolaborasi dengan pihak penegak hukum atas “Project Web”
menandai satu lagi langkah penting menuju upaya yang terkoordinasi dan
melibatkan kami semua untuk menghapuskan perdagangan yang merusak ini,
"kata Azzedine Downes, Presiden dan CEO IFAW.
Sebanyak 41 persen kategori terbesar barang-barang dari gading adalah patung, aneka okimonos dan netsukes
Jepang hingga patung gajah Afrika dan manusia, dengan perhiasan yang
mewakili sembilan persen dari barang-barang dan tujuh persen untuk
ukiran dan gading mentah.
Sebagai
hasil dari pengawasan, enam penyelidikan nasional dan tiga penyelidikan
internasional telah dilaksanakan pada kasus dimana gading digambarkan
sebagai barang baru atau di mana gading sedang diperdagangkan dari luar
negeri. Hasil dari investigasi ini masih sedang disusun.
Di bawah naungan “Project Wisdom”
INTERPOL, yang dirancang untuk mendukung dan meningkatkan tata kelola
dan kapasitas penegakan hukum untuk konservasi gajah dan badak, “Project Web” adalah penyelidikan perdagangan satwa liar melalui internet pertama yang dikoordinasikan oleh organisasi kepolisian dunia.
(Sumber: INTERPOL)
0 komentar:
Posting Komentar